Sabtu, 12 Oktober 2019

REVIEW JURNAL PENGEMBANGAN SDM : STUDI KASUS UNIVERSITAS NEGERI DI MALAYSIA


Judul
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA: STUDI KASUS UNIVERSITAS NEGERI DI MALAYSIA
Sumber

Volume dan Halaman
Volume III Nomor 1, halaman 28–37
Tahun
2013
Penulis
Zainudin Hasan, Mohd. Najib Abdul Ghaffar, dan Mahani Mokhtar
Reviewer
Yusi Kusnandasari
Tanggal
Sabtu, 12 Oktober 2019

Abstrak
Jurnal dengan judul Pengembangan Sumber Daya Manusia : Studi Kasus Universitas Negeri di Malaysia ini berisi tentang kebutuhan sumber daya manusia bagi Malaysia yang kontribusi menuju pembangunan negara maju. Serta peran penting perguruan tinggi untuk melahirkan tenaga kerja yang terampil. Studi ini dilaksanakan di satu fakultas di sebuah universitas yang dipilih dengan menggunakan desain studi kasus. Metode kuantitatif digunakan untuk menjawab tujuan riset yang melibatkan sebanyak 560 orang mahasiswa. Temuan riset menunjukkan bahwa kemahiran berinteraksi mendapatkan nilai yang paling tinggi menurut mahasiswa berbanding dengan bagian ilmu pengetahuan dan pribadi. Kajian juga menunjukkan pembangunan sumber daya manusia adalah sejajar dengan pendidikan yang diperoleh mahasiswa di universitas. Implikasi studi menjelaskan bahwa mahasiswa perlu melibatkan diri dalam berbagai aktivitas di universitas supaya mendapat segala ilmu dan pengalaman sebelum melangkah ke dunia kerja.

Pendahuluan
Di dalam pendahuluan penulis menegaskan bahwa Universitas sebagai sebuah institusi perguruan tinggi diberi tugas oleh pemerintah untuk merealisasikan aspirasi pendidikan tinggi negara melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Institusi formal (sekolah/universitas) dan institusi informal (keluarga) masih merupakan subsistem perubahan dan penyesuaian yang paling berpengaruh terhadap pembentukan identitas remaja dan corak perilaku mereka. lulusan universitas perlu inovatif, mempunyai kemampuan kognitif yang tinggi (berfikir analitis dan kritis, dapat menyelesaikan masalah), menguasai berbagai bahasa dan mampu berkomunikasi dengan efektif serta terampil dalam teknologi, menghayati nilai-nilai sebagai dasar kehidupan dan mampu untuk memberikan sumbangan kepada masyarakat, negara dan dunia.
Pembahasan
Pada pokok pembahasan penulis membagi sub pokok menjadi beberapa bagian, yaitu :

1.      Penguasaan Terhadap Ilmu Pengetahuan
Pertanyaan riset yang pertama ialah sejauh mana mahasiswa di universitas menguasai ciri-ciri ilmu pengetahuan dalam sumber daya manusia unggul. Jawaban dari rata-rata mahasiswa dalam bagian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memberi nilai yang tinggi pada item ilmu pengetahuan semasa di universitas. Pendidikan yang berkualitas juga memastikan mahasiswa tetap relevan dengan tuntutan dunia kerja, mampu berhadapan dengan tantangan dan suasana persaingan internasional yang kian meningkat, lebih lagi dalam zaman ekonomi global yang berlandaskan pengetahuan, serta didukung oleh sains dan teknologi.

2.      Kemahiran Berinteraksi
Pertanyaan riset yang kedua ialah sejauh manakah mahasiswa di universitas menguasai ciri-ciri kemahiran berinteraksi dalam konteks sumber daya manusia unggul. Jawaban dari rata-rata mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki item-item kemahiran berinteraksi dan merasakan pengalamannya yang secara tidak langsung menjadikan mereka sebagai sumber daya manusia yang unggul. Hasil kajian ini memberi petunjuk kepada universitas untuk berusaha mengeratkan perhubungan di antara staf akademik dengan mahasiswa daripada berhubung saat urusan resmi dan perkuliahan. Sumber daya manusia unggul memerlukan universitas yang menghasilkan mahasiswa yang boleh berkomunikasi, menyesuaikan diri, bergaul, berkeyakinan dan mampu bekerja sama dalam kelompok.

3.      Ciri-ciri Pribadi
Pertanyaan riset yang ketiga ialah sejauh manakah mahasiswa di universitas menguasai ciri-ciri pribadi sumber daya manusia unggul. Rata-rata jawaban dari mahasiswa menunjukkan mereka merasakan lebih terdapat perubahan pada bidang kemahiran interaksi semasa di universitas berbanding bidang lainnya. Walaupun begitu, ketiga bidang ini berada pada tahap yang tinggi yang menunjukkan para mahasiswa mempunyai persepsi yang tinggi pada pembangunan sumber daya manusia unggul semasa di universitas.


Kesimpulan
Bidang kemahiran berinteraksi mempunyai nilai rata-rata yang paling tinggi, berbanding dengan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan ciri-ciri pribadi. Ini menunjukan bahwa mahasiswa mampu berkomunikasi dan mendapat peluang lebih untuk berkomunikasi semasa di Universitas. Oleh karena itu, pihak Universitas perlu meningkatkan aspek ini dalam kalangan mahasiswa karena mahasiswa merasakan bahwa ini sangat penting dan perlu dalam karier mereka nantinya. Walaupun begitu, pihak Universitas juga perlu melihat bahawa ilmu pengetahuan perlu dirancang semula supaya mahasiswa dapat menimba lebih banyak ilmu semasa di Universitas. Mahasiswa juga sepatutnya semakin berfikiran terbuka dan berdikari dalam mencari ilmu.
Kelebihan
-Penulis banyak menutip pernyataan dari banyak ahli dan dapat memaparkannya dengan jelas.
-Analisis dari penulis sangat rinci karena disertai oleh survei terhadap mahasiswa.
-Adanya tabel-tabel mempermudah pembaca untuk memahami hasil survei yang diperoleh penulis dari wawancara dengan mahasiswa.
Kekurangan
-Pada Jurnal tidak disebutkan skup temporal agar pembaca dapat mengetahui dilakukan kapan wawancara tersebut dilakukan.
-Skup spasialnya sendiri juga kurang rinci.

27 komentar:

  1. Kurang adanya skup temporal dalam pembahasan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas masukannya,memang dalam pembahasan kurang terdapat penjelasan mengenai skup temporal dikarenakan dalam jurnalnya sendiri penulis kurang menjelaskan mengenai skup temporal dari jurnal tersebut.

      Hapus
  2. Templatenya kuning dan putih🙃

    BalasHapus
  3. Mengapa Anda tertarik merivew jurnal ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya tertarik mereview jurnal ini karena menurut saya jurnal ini memuat banyak sekali argumen-argumen yang dikeluarkan oleh para mahasiswa mengenai penguasaan terhadap ilmu pengetahuan,kemahiran berinteraksi,dan ciri-ciri pribadi. melalui argumen-argumen tersebut kita dapat mengambil banyak pelajaran mengenai pemikiran para mahasiswa tentang pentingnya perguruan tinggi.

      Hapus
  4. Maksut dari berpikiran terbuka itu seperti apa,mungkin bisa di keljelas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksut dari berfikiran terbuka disini adalah melihat dari berbagai kemungkinan dan segala hal melalui sudut pandang,bukan dari sudut pandang orang tersebut saja.

      Hapus
  5. Pernyataan di atas yg menyebutkan universitas sebagai tempat untuk melahirkan tenagar kerja, setujuka anda dengan pernyataan tersebut? Dan berikan alasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sendiri kurang setuju akan pernyataan tersebut karena tidak setiap perguruan tinggi dapat melahirkan tenaga kerja yang siap,menurut saya perguruan tinggi sendiri biasanya lebih miring dalam mencetak para lulusannya yang berkarakter. tenaga kerja yang siap dapat juga dari lulusan SMA/SMK maupun seseorang yang terlebih dahulu mengikuti kursus atupun juga orang tersebut sudah memiliki keterampilan tersendri sebelum lulus SMA/SMK ataupun sebelum mengikuti kursus.

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Mengapa sistem pendidikan sering dikaitkan dengan pembangunan nasional?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam beberapa artikel yang saya baca dapat ditarik kesimpulan sebgagai berikut,peranan pendidikan dalam pembangunan yaitu :
      1. mengembangkan kompetensi individu,kompetensi yang lebih tinggi tersebut diperlukan untuk meningkatkan produktivitas.
      2. meningkatkan kemampuan warga masyarakat,semakin banyaknya warga masyarakat yang memiliki kemampuan akan meningkakan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

      Hapus
  8. Izin bertanya tadikan di sebutkan bahwa universitas untuk berusaha mengeratkan perhubungan di antara staf akademik dengan mahasiswa daripada berhubung saat urusan resmi dan perkuliahan. Pertanhaannya Apa contoh tindakan atau upaya universitas mempererat hubungan amtara staf akademik dengan mahasiswa? Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sumber daya manusia unggul memerlukan
      universitas yang menghasilkan
      mahasiswa yang dapat berkomunikasi,menyesuaikan
      diri,bergaul,berkeyakinan dan
      mampu bekerja sama dalam kelompok.Kemajuan
      perubahan sosial melibatkan pembinaan
      semua institusi dan masyarakat sosial yang membentuk cara masyarakat berfikir,tingkah-laku dan berhubungan.

      Hapus
  9. Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Metode kuantitatif digunakan untuk menjawab tujuan riset yang melibatkan sebanyak 560 orang mahasiswa

      Hapus
  10. Pada saat ini banyak orang yang berfikiran bahwa para orang tua akan membuat sukses dengan menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Apakah anda setuju jikalau sudah menempuh ke perguruan tinggi akan membuat anak itu sukses?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pribadi kurang setuju akan argumen tersebut,karena banyak contoh orang sukses diluar sana yang hanya lulusan SMA/SMK. menurut saya sukses bukan diukur dengan tingginya sekolah yang kita tempuh akan tetapi dengan kerja keras,usaha dan niat kita untuk dapat mewujudkan hal tersebut:)

      Hapus
  11. Apa saja usaha yang dilakukan pihak Universitas untuk memajukan kemahiran berinteraksi dalam konteks sumber daya manusia unggul ?

    BalasHapus
  12. Malaysia secara wilayah terbagi atas dalam dua daratan yang berbeda, antara Kuala Lumpur dan Serawak. Dari kedua wilayah ini bisa kita lihat pembangunan yang hebat di wilayah Kuala Lumpur dan di wilayah Serawak yang berada di Kalimantan memiliki perbedaan dalam pengolahannya. Apakah Malaysia sendiri dalam pengolahan manusianya masih mengalami kendala sehingga dapat dikatakan kedua wilayah ini memiliki keadaan pembangunan yang berbeda?

    BalasHapus
  13. Sumber daya manusia unggul memerlukan universitas yang menghasilkan mahasiswa yang boleh berkomunikasi, menyesuaikan diri, bergaul, berkeyakinan dan mampu bekerja sama dalam kelompok.Apa yang akan terjadi jika salah satu hal tersebut tidak dapat tercapai, apakah masih dapat dikatakan sebagai sumber daya yang unggul?

    BalasHapus
  14. Berdasarkan penilaian anda, jika memang dibutuhkan skup temporal, menurut anda dari rentang tahun kapan dan sampai kapan seharusnya skup temporal yang pas untuk jurnal tersebut?

    BalasHapus
  15. Meski Malaysia telah menggencarkan pentingnya pendidikan bagi eksistensi suatu bangsa, mengapa masih ada sebagian warga negaranya yang beranggapan bahwa berkuliah itu tidaklah begitu penting?

    BalasHapus
  16. Karena ini mengenai pengembangan sumber daya manusia di perguruan tinggi, dimana sumber daya manusia tidak hanya menuntut pada mahasiswa tetapi juga seluruh civitas akademik yang ada di perguruan tinggi. Mengapa anda hanya mengambil riset berpusat pada mahasiswa? Dan juga saya rasa banyak faktor2 internal yang dapat mempengaruhi pengembangan diri mahasiswa.

    BalasHapus
  17. Setiap negara mempunyai sdm yg berbeda, sdm ini sangat penting sekali bagi setiap negara di dunia, jika sdm suatu negara rendah maka berakibat pada perekonomian karena penyumbang terbesar dalam ekonomi adalah sdm itu sendiri contohnya saja pemabangunan infrastruktur yg membutuhakn sdm yg sangat banyak

    BalasHapus